Senin, 11 Mei 2009

Pertahankan Eksistensi Lewat A Mild Live Soundrenaline

Sejak pertama kali digelar pada tahun 2002, A Mild Live Soundrenaline langsung mendapat tempat di hati para musisi Tanah Air, yang didaulat menjadi pengisi acara. Baik itu band atau solois yang sudah senior maupun wajah-wajah baru di blantika musik nasional, semua menyambut hangat diselenggarakannya acara tersebut. Alasannya? Kemungkinan besar karena A Mild Live Soundrenaline dikemas berbeda dengan pertunjukan musik yang selama ini ada. Lihat saja, selain tata suara dan tata lampunya berdaya besar juga panggungnya berukuran besar yang lengkap dengan layar monitor raksasa. Kayaknya siapa saja musisi yang tampil dengan fasilitas semacam itu terpacu untuk tampil maksimal.

Band atau penyanyi solo yang biasanya tampil di konser kecil diperlakukan istimewa di panggung-panggung utama A Mild Live Soundrenaline serta tentunya mereka disaksikan oleh puluhan ribu pasang mata. Yang terakhir ini mungkin belum tentu dirasakan oleh band-band baru, kecuali mereka yang secara khusus mendapat kesempatan tampil di ajang A Mild Live Soundrenaline.

Yang menarik, A Mild Live Soundrenaline juga menjadi ajang mempertahankan eksistensi para musisi Indonesia. Band BIP, misalnya. Meski sudah beberapa tahun belakangan ini tidak melepas album baru, hampir setiap tahun nama band ini selalu ada dalam daftar pengisi acara A Mild Live Soundrenaline. penampilan BIP senantiasa di tunggu para ‘Bipers’, sebutan untuk penggemar band ini.

Hal yang sama juga terjadi dengan Suckerhead. Walaupun sudah cukup lama tidak mengeluarkan album baru, penampilan grup musik garang itu di A Mild Live Soundrenaline senantiasa ditunggu para penggemarnya. Suckerhead pertama kali tampil pada A Mild Live Soundrenaline tahun 2002. Selanjutnya, selama lima tahun berturut-turut, band ini tidak pernah absen sebagai pengisi acara.

Begitu juga dengan God Bless. Band legendaris ini membuktikan eksistensinya dengan tampil kembali untuk pertama kalinya di A Mild Live Soundrenaline 2004 setelah sempat vakum selama beberapa tahun. Bahkan A Mild Live Soundrenaline sengaja menampilkan God Bless di Malang yang merupakan kota kelahiran band tersebut.

“Para musisi adalah ujung tombak dari keberhasilan A Mild Live Soundrenaline,” kata Amelia Nasution, Brand Manager A Mild dalam rilis persnya. Menurutnya, A Mild Live Soundrenaline tidak akan menjadi kebanggaan Indonesia seperti sekarang bila tidak ada keterlibatan dari seluruh musisi Tanah Air untuk menampilkan suguhan musik yang berkualitas.

Ditambahkan Amelia, “Tujuan awal kami menggelar A Mild Live Soundrenaline, selain untuk menyajikan suguhan musik yang berkualitas, juga sebagai wujud apresiasi A Mild terhadap karya musik anak bangsa.”

Semoga tujuan “menyajikan suguhan musik yang berkualitas” bisa dipertahankan meskipun kabarnya tahun ini ada band yang kualitasnya lumayan diragukan direncanakan ikutan tampil… ;)

1 komentar:

bobby mengatakan...

ini gw bobby wakilin B.M.L.C (BANDUNG MUSIC LOVERZ COMUNITY
anak musik bandung terus bertanya apa a mild live sondrenaline 2009 bisa manggung di bandung
yah jadi gw mohon sama panitia a mlid live soundrenaline 2009 biar ngadain acara terakbarnya di kota BanduNG